Manado

IKLAN

Jumat, 19 November 2010

HUMOR MATEMATIKA

MAKAN BAKSO
Pada suatu hari seorang guru matematika ingin mengetes
kepada murid2 nya soalnya bulan depan udah mau ujian
akhir semester
guru:selamat pagi anak2?
murid:selamat pagi pak guru
guru:hari ini pak guru akan mengetes kalian, kalian siap
murid:siap pak guru
guruk, kemarin pak guru mempunyai uang Rp.1500 dan
pak guru ingin membeli bakso seharga Rp. 750, lalu yang
bapak ingin tanyakan kepada kalian adalah berapa
kembaliannya??
murid:Rp. 750 pak
guru:salah
murid:loh Rp.1500 - Rp.750 = Rp.750
guru:nggak gitu nak
murid:loh yang benar gimana dong pak
guru:uang saya kan Rp. 1500 harga bakso tadi Rp.750 masak
saya bayar bakso ngasih uangnya Rp.1500 kan enggak
enak, jd saya kasih Rp.1000 kan cukup jadi kembalianya Rp.250
bukan Rp.750
muridh iya pak.

ASAL BUKAN MATEMATIKA
Saat waktu istirahat belajar, seorang anak kelas 6 SD lagi asyik menikmati es krim di bawah pohon rindang. Tiba-tiba dihampiri oleh seseorang yang kelihatannya sedang mencari alamat rumah keluarganya.

"Dik, boleh nanya??" kata orang tersebut.

Merasa kaget karena tiba-tiba ditanya, maka anak tersebut mengatakan, "Boleh, asal bukan matematika!" jawabnya ketus sambil terus menikmati es krimnya.

SEGITIGA SAMAKAKI
Guru : "Anton coba kau gambar segitiga samakaki"
Anton : "Ya ndak bisa pak guru, masak gambar segitiga sama kaki yang benar ya
sama tangan dong pak guru"
Guru : ???

GADIS MATEMATIKA DAN GADIS LOGIKA
Ada dua orang gadis, salah satu dari mereka cara
berpikirnya MATEMATIS (M) dan yang lainnya cara
berpikirnya mengandalkan LOGIKA ( L) . Mereka berdua
berjalan pulang melewati jalan yang gelap, dan
jarak rumah mereka masih agak jauh. Setelah beberapa
lama mereka berjalan….

M : Apakah kamu juga memperhatikan, ada seorang pria
yang sedang berjalan mengikuti kita kira2 sejak
tigapuluh delapan setengah menit yang lalu? Saya
khawatir dia bermaksud jelek.

L : Itu hal yang Logis. Dia ingin memperkosa kita.

M : Oh tidak, dengan kecepatan berjalan kita seperti
ini, dalam waktu 15 menit dia akan berhasil menangkap
kita. Apa yang harus kita lakukan.

L : Hanya ada 1 cara logis yg harus kita lakukan,
yaitu berjalan lebih cepat.

M : Itu tidak banyak membantu, gimana nich…..

L : Tentu saja itu tidak membantu, Logikanya kalau
kita berjalan lebih cepat dia juga akan mempercepat
jalannya.

M : Lalu, apa yang harus kita lakukan? Dengan
kecepatan kita seperti ini dia akan berhasil menangkap
kita dalam waktu dua setengah menit…

L : Hanya ada satu langkah Logis yang harus kita
lakukan.. Kamu lewat jalan yang ke kiri dan aku lewat
jalan yang kekanan. sehingga dia tidak bisa mengikuti
kita berdua dan hanya salah satu yang diikuti
olehnya.

Setelah kedua gadis itu berpisah, ternyata Pria tadi
mengikuti langkah si gadis yang menggunakan logika
(L ). Gadis matematis ( M) tiba di rumah lebih dulu dan
dia khawatir akan keselamatan sahabatnya. Tapi, tidak
berapa lama kemudian, Ga dis Logika (L ) datang.

M : Oh terima kasih Tuhan.. Kamu tiba dengan selamat.
Eh, gimana pengalamanmu diikuti oleh Pria tadi?

L : Setelah kita berpisah dia mengikuti aku terus.

M : Ya.. ya.. Tetapi apa yang terjadi kemudian dengan
kamu?

L : Sesuai dengan logika saya langsung lari sekuat
tenaga dan Pria itupun juga lari sekuat tenaga
mengejar saya.

M : Dan… dan..

L : Sesuai dengan logika dia berhasil mendekati saya
di tempat yang gelap…

M : Lalu.. Apa yang kamu lakukan?

L : Hanya ada satu hal logis yang dapat saya lakukan,
yaitu saya mengangkat rok saya..

M : Oh… Lalu apa yang dilakukan pria tadi?

L : Sesuai dengan logika… Dia menurunkan
celananya…

M : Oh tidak… Lalu apa yang terjadi kemudian?

L : Hal yang logis bukan, kalau gadis yang mengangkat
roknya larinya lebih cepat dari pada lelaki yang
berlari sambil memelorotkan celananya… So akhirnya
aku bisa lolos dari pria itu…

Surat Cinta Ala Matematikawan

Untuk … tersayang

Tiga minggu yang lalu…
Untuk pertama kalinya kulihat kau berdiri tegak lurus lantai
Kulihat alismu yang berbentuk setengah lingkaran dengan diameter 4 cm
Saat itulah kurasakan sesuatu yang lain dari padamu
Kurasakan cinta yang rumit bagaikan invers matriks berordo 5×5

Satu minggu kemudian aku bertemu kau kembali…
Kurasakan cintaku bertambah,
bagaikan deret divergen yang mendekati tak hingga
Limit cintaku bagaikan limit tak hingga
Dan aku semakin yakin,
hukum cinta kita bagaikan
hukum kekekalan trigonometri sin2+cos2 = 1

Kurasakan dunia yang bagaikan kubus ini menjadi milik kita berdua
Dari titik sudut yang berseberangan,
kau dan aku bertemu di perpotongan diagonal ruang

Semakin hari kurasakan cintaku padamu
bagaikan grafik fungsi selalu naik yang tidak memiliki nilai ekstrim.
Hanya ada titik belok horizontal yang akan selalu naik
Kurasakan pula kasihku padamu
bagaikan grafik tangen (90o < x < 270o)

Namun aku bimbang…
Kau bagaikan asimtot yang sulit bahkan tidak mungkin kucapai
Aku bingung bagaikan memecahkan soal sistem persamaan linear
yang mempunyai seribu variabel dan hanya ada 100 persamaan
Bahkan ekspansi baris kolom maupun Gauss Jordan pun tak dapat memecahkannya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar